BAKTI SOSIAL MERAJUT, MENYEMAI TALI PERSAUDARAAN & IMPLEMENTASI PUSAT PENDIDIKAN WAWASAN KEBANGSAAN
BAKTI SOSIAL MERAJUT, MENYEMAI TALI PERSAUDARAAN DAN IMPLEMENTASI PUSAT PENDIDIKAN WAWASAN KEBANGSAAN

Keterangan Gambar : Tim PPWK
Bakti sosial dilaksanakan pada hari minggu, 27 Januari 2019 di Mangrove center bengkak wongsorejo. Peserta sebanyak 100 orang dari unsur Bakesbangpol, tim pusat pendidikan wawasan kebangsaan, lintas pemuda agama, komunitas pramuka, pramuka masyarakat dan mahasiswa. Tujuan bakti sosial adalah wujud cinta tanah air dengan melestarikan alam dan lingkungan, menjaga kerukunan dan rasa saling memiliki serta peduli. Menanamkan rasa cinta kepada lingkungan bisa dimulai dari hal yang kecil, salah satunya dengan menanam pohon.
Bakti sosial ini diwujudkan dengan penanaman mangrove sebagai salah satu upaya alamiah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah abrasi adalah menanam pohon di sepanjang garis pantai. Kegiatan berjalan dengan lancar, peserta penanaman mangrove sangat antusias. Kegiatan dimulai dengan acara pembukaan, diawali dengan lagu indonesia raya dan sambutan di buka oleh Bapak Miskawi, M.Pd dan di buka oleh bu Camat wongsorejo Dra.Sulistiyowati,M.Si.
Bu Sulis menekankan adanya kesadaran masyatakat. Beliau mengajak "Mari kita menanam pohon”! Pohon adalah perwujudan paling nyata dari bersatunya tanah dan air. Bahkan, di dalamnya juga terkandung anasir udara dari oksigen di pagi hari dan nitrogen di malam hari, dan anasir api dari sinar dan panas matahari yang diserapnya dengan dedaunan. Dan, bukankah keempat anasir itu juga anasir dari diri manusia? Udara, air, api, tanah.
Miskawi juga menekankan menanam tumbuhan di bumi kita sesungguhnya menanam kemanusiaan bagi diri kita sendiri. Menanam adalah mereproduksi kebahagiaan untuk anak cucu kita kelak. Menanam adalah bentuk perlawanan paling nyata terhadap tabiat merusak yang dicitrakan kepada manusia."sehingga kelestarian lingkungan akan terus terjaga,”
(Tim PPWK, 2019 / INR)





