Sarasehan Refleksi Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019

By Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuwangi 30 Okt 2019, 00:14:39 WIB Umum
Sarasehan Refleksi Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019

Sarasehan Refleksi Hari Sumpah Pemuda yang dihadiri oleh Ketua DPRD Banyuwangi Bpk. I Made Cahyana Negara, anggota DPRD, Ketua MUI/FKUB,Anggota PPWK Kepala Desa Jatisari, Tokoh Agama/Tokoh Masyarakat, Organisasi Mahasiswa, Organisasi Masyarakat dan Pemuda Lintas Agama hari Senin, 28 Oktober 2019 di Halaman Balai Pengobatan Yayasan Santa Maria Abdi Kristus, Wringinagung- Kecamatan Gambiran Banyuwangi

Sumpah pemuda merupakan momentum penting bagi Bangsa Indonesia. Jika pemuda pada zaman dahulu memiliki semangat dan tekad yang kuat untuk memperjuangkan kemerdekaan, maka pemuda zaman sekarang hanya perlu melanjutkan estafet perjuangan para pendahulu kita.

Warisan para pendahulu sangatlah besar dan indah. Mereka menghadiahi generasi sekarang dengan kemerdekaan. Tugas kita saat ini yaitu memajukan dan meningkatkan kualitas bangsa karena tantangan zaman yang semakin besar. Dari sejarah sumpah pemuda, kita bisa mengetahui maknanya. Berikut makna sumpah pemuda yang harus kita implementasikan di kehidupan sehari-hari:
1. Menyerukan untuk menjaga keutuhan NKRI;
2. Bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia dengan menghargai perjuangan pahlawan bangsa;
3. Semangat untuk melanjutkan kemerdekaan dengan ilmu dan bidangnya masing-masing;
4. Pemuda bukan peminta-minta melainkan pemuda pemberi dan mengisi kemerdekaan;
5. Menghargai perjuangan bangsa Indonesia dengan menjaga warisan bangsa serta menjaga sumber daya alam yang ada;
6. Pemuda wajib memerangi hoax dan ujaran kebencian serta pengguna media sosial yang bijak;
7. Menambah rasa cinta terhadap tanah air dan bangsa ;
8. Bangga dan giat menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa;

Sebagai bangsa yang besar harusnya kita bersyukur telah dianugerahi kemerdekaan yang begitu luar biasa. Kita tak perlu mengangkat bambu runcing untuk melawan penjajah, namun kita para pemuda hanya perlu menyiapkan mental untuk menghadapi perubahan.

Perubahan tanpa disertai rasa cinta tanah air dan bangsa takkan mampu membentengi diri kita menjadi yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia. Sebagai pemuda yang harus kita lakukan adalah belajar untuk meningkatkan kebermanfaatan diri demi kemajuan bangsa dan negara.

Sejarah sumpah pemuda merupakan pengingat kita agar para pemuda terus berjuang melakukan yang terbaik untuk mengangkat derajat bangsa menuju Indonesia yang bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu bahasa Indonesia.

Sebuah ungkapan mengatakan: "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya, dan bangsa yang kuat adalah bangsa yang dicintai oleh pemuda dan pemudinya"(28/10/2019).


https://www.instagram.com/ppwk.kab.bwi/?hl=id




View all comments

Write a comment